Tuesday, September 30, 2014

Koreksi Geometrik dan Koreksi Radiometrik pada Penginderaan Jauh

Untuk teman-teman yang sedang berkecimpung dalam dunia Penginderaan Jauh dan Fotogramteri pasti tidak asing dengan istilah koreksi geometrik dan radiometrik. Di dalam artikel ini, saya bermaksud berbagi tentang kedua koreksi tersebut, yakni koreksi geometrik dan radiometrik. 
Satelit Penginderaan Jauh
Sumber gambar disini
Citra Penginderaan Jauh
Sumber gambar disini

Sunday, September 21, 2014

Hubungan Lahan dan Manusia


Definisi Lahan menurut FAO dalam Sitorus (2004)
Suatu daerah di permukaan bumi dengan sifat – sifat tertentu yang meliputi biofer, atmosfer, tanah, lapisan geologi, hidrologi, populasi tanaman dan hewan serta hasil kegiatan manusia masa lalu dan sekarang sampai pada tingkat tertentu dengan sifat-sifat tersebut memiliki pengaruh yang berarti terhadap fungsi lahan oleh manusia pada masa sekarang dan masa yang akan datang.

Definisi Lahan menurut Jayadinata (1999)
Tanah yang sudah ada peruntukannya dan umumnya dimiliki dan dimanfaatkan oleh perorangan atau lembaga untuk dapat diusahakan.

Definisi Lahan menurut Purwowidodo (1983)
Suatu lingkungan fisik yang mencakup iklim, relief tanah, hidrologi, dan tumbuhan yang sampai pada batas tertentu akan mempengaruhi kemampuan penggunaan lahan.

Definisi Lahan menurut FAO dalam Arsyad (1989)
Lingkungan fisik yang terdiri atas iklim, relief, tanah, air dan vegetasi serta benda yang di atasnya sepanjang ada pengaruhnya terhadap penggunaan lahan, termasuk didalamnya hasil kegiatan manusia di masa lalu dan sekarang seperti reklamasi laut, pembersihan vegetasi dan juga hasil yang merugikan seperti yang tersalinasi.

Definisi Lahan menurut Kamusbahasaindonesia.org
Lahan adalah [n] tanah terbuka; tanah garapan.

Definisi Lahan menurut Wikipedia.org
Lahan dalam ekonomi dan pertanian, lahan mencakup semua sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan di bawah, pada, maupun di atas permukaan suatu bidang geografis. Dalam bahasa sehari-hari, orang menyamakan lahan dengan "tanah". Dalam kenyataannya, lahan tidak selalu berupa tanah, karena dapat mencakup pula kolam, rawa, danau, atau bahkan lautan. Sesuai dengan batasannya, kandungan mineral di bawah permukaan lahan atau lokasi orbit geostasioner di atas suatu permukaan lahan juga menjadi bagian dari lahan dan ini menentukan nilai ekonominya.

Sunday, March 23, 2014

Klasifikasi Terumbu Karang

Terumbu Karang
Sumber Gambar : http://oceanservice.noaa.gov/facts/threecorals.html

Berikut ini adalah klasifikasi terumbukarang :

Berdasarkan Kemampuan Memproduksi Kapur
  • Karang Hermatipik.
Karang hermatifik adalah karang yang dapat membentuk bangunan karang yang dikenal menghasilkan terumbu dan penyebarannya hanya ditemukan di daerah tropis.
Karang hermatipik bersimbiosis mutualisme dengan zooxanthellae, yaitu sejenis algae uniseluler (Dinoflagellata unisuler), seperti Gymnodinium microadriatum, yang terdapat di jaringan-jaringan polip binatang karang dan melaksanakan Fotosintesis. Dalam simbiosis, zooxanthellae menghasilkan oksigen dan senyawa organik melalui fotosintesis yang akan dimanfaatkan oleh karang, sedangkan karang menghasilkan komponen inorganik berupa nitrat, fosfat dan karbon dioksida untuk keperluan hidup zooxanthellae. Hasil samping dari aktivitas ini adalah endapan kalsium karbonat yang struktur dan bentuk bangunannya khas. Ciri ini akhirnya digunakan untuk menentukan jenis atau spesies binatang karang.
Karang hermatipik mempunyai sifat yang unik yaitu perpaduan antara sifat hewan dan tumbuhan sehingga arah pertumbuhannya selalu bersifat Fototropik positif. Umumnya jenis karang ini hidup di perairan pantai /laut yang cukup dangkal dimana penetrasi cahaya matahari masih sampai ke dasar perairan tersebut. Disamping itu untuk hidup binatang karang membutuhkan suhu air yang hangat berkisar antara 25-32 °C.
  • Karang Ahermatipik.
Karang ahermatipik tidak menghasilkan terumbu dan ini merupakan kelompok yang tersebar luas diseluruh dunia.

Sunday, March 16, 2014

Morfologi Dasar Samudera

Bentuk permukaan dasar samudera, memiliki keunikan tersendiri, jika dibandingkan dengan bentuk permukaan bumi di daratan.
Sumber Gambar : http://1.bp.blogspot.com/-zsmnY24qfNs/TkFKLJWQ8II/AAAAAAAAARE/Iunvf-Y2P20/s1600/bunaken2.jpg

Menurut teori tektonik lempeng, tepi benua aktif terjadi pada batas lempeng konvergen. Hasil dari dua lempeng yang konvergen adalah zona penunjaman (subduction zone) yang menghasilkan busur kepulauan volkanik (Island Arc) dan palung (trench). Sedimen yang terjebab di antara dua lempeng konvergen dapat membentuk pegunungan.

Proses Pembentukan Samudra / Lautan di Bumi

Kita ketahui bersama bahwa 2/3 dari keseluruhan luas permukaan bumi adalah berupa lautan. Baru 1/3 luas permukaan bumi yang berupa daratan. Bagaimana terdapat massa air sebesar ini di suatu planet unik, sehingga mendapat julukan "Planet Biru" ini ? Bagaimana bisa terbentuk cekungan dan tinggian di permukaan bumi ?
Lautan Bumi Terlihat dari Angkasa
Sumber Gambar : http://media.viva.co.id/thumbs2/2013/02/25/194072_citra-bumi-dari-luar-angkasa_663_382.jpg

Friday, March 14, 2014

Pengamatan Pergerakan Lempeng dengan Geodesi

Peta Pergerakan Lempeng Tektonik Global
Pembaca sekalian sering melihat pemberitaan media, bahwa lempeng tektonik telah terjadi pergerakan sekitar beberapa milimeter per tahun ke suatu arah, seperti yang terlihat pada Peta Pergerakan Lempeng Tektonik di atas. Tahukah ? Bahwa sebenarnya bidang keilmuan yang benar-benar dapat memberitahukan berapa pergerakan lempeng tersebut adalah keilmuan Geodesi. Geodesi merupakan keilmuan yang berkutat pada penentuan posisi, baik di permukaan, di dalam, maupun di atas permukaan bumi. GPS merupakan salahsatu teknologi yang memanfaatkan keilmuan Geodesi di dalamnya, sehingga kita sebagai pengguna dapat mendapatkan informasi posisi koordinat.

Peta Beberapa Gempa yang Pernah Terjadi di Selatan Sumatera
Sumber Gambar : http://4.bp.blogspot.com/_nITQEa-NSu8/TNwU93EdDqI/AAAAAAAAAD4/5zlfprKbAtg/s1600/jurnal19.jpg

Terjadinya gempa bumi, selalu diikuti dengan deformasi secara signifikan atas suatu lempeng tektonik. Dengan memanfaatkan teknologi pemantauan deformasi, kita dapat meng-kuantifikasi besarnya pergerakan yang terjadi pada lempeng tersebut.
Untuk dapat melakukan pemantauan deformasi dapat dilakukan dengan beberapa metode, di antaranya :

Wednesday, September 11, 2013

Proses Terjadi Tsunami


Definisi / PengertianTsunami

Inggris : Tsunami is a series of water waves caused by the displacement of a large volume of a body of water, generally an ocean or a large lake. Earthquakes, volcanic eruptions and other underwater explosions (including detonations of underwater nuclear devices), landslides, glacier calvings, meteorite impacts and other disturbances above or below water all have the potential to generate a tsunami.

Indonesia : Tsunami adalah serangkaian gelombang air yang disebabkan oleh perpindahan dari suatu volume besar dari badan air, umumnya laut atau danau besar. Gempa bumi, letusan gunung berapi dan ledakan lain di bawah air (termasuk ledakan perangkat nuklir bawah laut), tanah longsor, gletser, dampak meteorit dan gangguan lainnya di atas atau di bawah air semua memiliki potensi untuk menimbulkan tsunami.

Materi apa yang paling kalian tunggu-tunggu dari Blog ini ?