Copyright © Geologi, Geodesi, Meteo, Oceano
Design by Dzignine
Saturday, October 23, 2010

Bowen = Pembentukan Mineral

Anak olimpiade kebumian pasti tahu kan apa yang namanya "Bowen Reaction Series" atau sering kita sebut deret reaksi bowen. Kenapa ? karena reaksi Bowen-lah dasar dari pembelajaran tentang proses pembentukan mineral, khususnya mineral pada betuan beku. Sebelumnya, marilah kita mengenal siapa penemu dari deret reaksi itu, terlebih dahulu, Bowen adalah ilmuan yang melakukan riset mengenai proses terbentuknya mineral di dalam bumi. Riset yang dia lakukan adalah dengan mengambil sampel magma cair, lalu dia memasukkannya ke dalam sebuah alat (sejenis oven) yang gak jelas. Intinya alat ini akan memberikan tekanan dan suhu yang dianggap hampir sama dengan keadaan di dalam Bumi. Nah, seiring waktu berlalu alat itu, akan memperkecil besa tekanan dan suhu yang diberikannya, analoginya seperti magma yang sedang berjalan ke luar permukaan bumi. Ternyata magma itu, mulai membeku dan terus berubah membentuk suatu urutan mineral, mulai dari olivin, anortite menuju ke Quartz (kuarsa). Kalo mau lebih jelasnya ini dia urutan sederhananya.
     Tambahan untuk deret sebelah kanan urutan mineralnya adalah sebagai berikut : Anortite > Bitownite > Labradorite > Andesin > Oligoklas > Albite. Kenapa perubahan pada deret yang kanan sering nggak ditulis pada skema2 reaksi bowen pada umumnya? Karena reaksi di sebelah kanan ini bersifat "Continous Series" yang artinya perubahan mineralnya itu menerus. Alias nggak terputus-putus. Oleh karenanya, mineral-mineral di sebelah kanan jarang ditemukan di alam. Beda, ama reaksi yang di sebelah kiri, yang diberinama "Discontinous Series" Karena reaksinya nggak menerus dan terputus-putus, alhasil mineral-mineral di reaksi sebelah kiri lebih umum dijumpai pada batuan beku.
    Sebenarnya apa aja sih yang bisa kita dapetin dari reaksi bowen ini.... Banyaaaaak bgt...
  1. Urutan mineral dari yang terbentuk pada temperatur tinggi sampai rendah. Urutannya adalah dari atas ke bawah.
  2. Urutan mineral dari yang paling resisten sampai ke mineral yang mudah lapuk. Urutannya adalah dari bawah ke atas.
  3. Urutan mineral dari yang kandungan silikatnya paling banyak. Urutannya dari bawah ke atas. Kenapa hal ini dapat terjadi ? Nah, mari kita lirik dari genesa pembentukan magma. Pada awal pembentukan magma, magma bersifat basa bukan ? Karena mineral yang bersifat basa akan membeku pada suhu yang tinggi maka mineral-mineral basa akan terlebih dahulu mengalami pembekuan. Makin lama, makin asam kan. Maka dari itu, mineral yang terbentuk memiliki kandungan SiO2 yang melimpah.
  4. Sesuai tabel reaksi bowen di atas kita bisa tahu kandungan makro dan mikro masing-masing batuan beku, diantaranya :
    • Granite dan Rhyolite
      • Makro : Quartz, Plagioklas, dan Orthoklas
      • Mikro  : Muskovite, Biotite
    • Diorite dan Andesite
      • Makro : Amphibole, Plagioklas dan Orthoklas
      • Mikro  : Biotite, Piroxene
    • Gabbro dan Basalt
      • Makro : Piroxene, Plagioklas dan Orthoklas
      • Mikro  : Olivin, Amphibole
    • Peridotite dan Kimberlite
      • Makro : Olivin dan Piroxene
      • Mikro  : Ca-Plagioklas (Anortite,Bitownite)
  5. Urutan mineral dari yang terbentuk pada kedalaman yang dangkal hingga dalam. Urutannya adalah dari bawah ke atas. Sesuai genesa terbentuknya magma.
Terus sebenernya ini cuma mau bagi-bagi metode shortcut gimana cara buat deskripsi batuan beku dengan mudah :
  • Apalin dulu mineral-mineral yang ada di deret bowen ampe di luar kepala.
  • Terus apalin sifat fisik masing-masing mineral sesuai tempatnya di deret bowen. Bayangkan deret bowen dan gabungkan dengan hapalan sifat fisik mineral.
  • Nah, hal2 yang penting untuk mengamati mineral dalam deskripsi batuan beku adalah warna, kilap, bentuk, (ketiga ini wajib), belahan, pecahan, dan sifat dalam(hanya sunah).
Selamat mencoba

Sumber
Pelatnas I IESO 2010
Author
Andrean Eka Lucianto



Proses Terbentuknya Atmosfer Bumi

Ehm,.. gimana ya proses terbentuknya komposisi atmosfer bumi kita seperti sekarang ini ? Gak mungkin kan langsung jadi secara tiba-tiba gitu. Itulah soal nomor satu pertanyaan tes Pelatnas tahap 1 IESO 2011 mendatang. Wah, jujur nih pertanyaan bisa dijawab dengan singkat dan panjang sepanjang mungkin. wkwkwkw dan saya memilih menjawab dengan panjang total 1 halaman folio. hehe. Eh, ternyata bapak dosen suka jawaban yang singkat padat jelas. Emang nih, nasib2... Nah, aku pengen posting jawabanku nih. 


Jadi gini proses terbentuknya atmosfer kita :
Proses terbentuknya atmosfer kita itu, bareng ama proses terbentuknya bumi kita pastinyakan. Nah, dulu sekitar 4,6 milyar tahun yang lalu (lama bgt ya) itu tu atmosfer kita mulai terbentuk. Tapi karena bumi kita juga masih muda banget dan belum terbentuk secara sempurna, makanya atmosfer kita juga masih belum kayak sekarang, masih banyak debu, material, senyawa berbahaya hasil aktivitas bumi kita yang masih 'bayi'.hehe. Pada waktu itu ada yang nama proses "Out Gassing" proses ini membuat atmosfer kita banyak punya cadangan gas-gas beracun yaitu gas CH4 dan NH4. Oleh karenanya, pada masa ini belum ditemukan adanya tanda-tanda kehidupan, ya pastilah keracunan kali ya. hehe



Selain mengeluarkan dua jenis gas di atas proses ini juga mengeluarkan H2O dalam fasa gas dari dalam bumi. Nah, karena adanya H2O pastinya pas dia udah nyampek ke atas atmosfer (bagian dengan suhu rendah) pastinya dia bakal berubah fasa kan dari gas jadi cair (mengembun). Betul apa nggak nih ? hehe :) Trus dia turun ke bumi, Eits... Tapi karena permukaan bumi pada waktu itu masih puanas pol-polan. Makanya pas belum nyampek di permukaan aja H2O cair tadi udah menguap lagi dan naik lagi ke atas. Proses ini membuat permukaan bumi yang panas jadi lama-lama mendingin. Proses itu tu teruuuuus berlangsung sekitar 1 milyar tahun yang lalu.

Proses itu terus berlangsung, pada waktu itu karena adanya proses perubahan fasa H2O tadi. Makanya pada waktu itu, permukaaan bumi makin mendingin, bumi jadi agak stabil dan atmosfer jadi agak bersih. Karena jadi agak bersih, makanya cahaya matahari bisa masuk ke permukaan bumi dan lanjut pada terjadinya proses yang disebut "Disosiasi fotokemis" apa itu gak jelas ya ? Jadi itu sejenis reaksi kimia gitu deh, ini dia reaksi kimianya :

2H2O + sinar UV > 2H2 + O2
CH4 + 2O2 > CO2 + 2H2O
NH4 + 3O2 > 2N2 + 6H2O

Nah, kalo dilihat dari reaksi di atas makanya kandungan CH4 dan NH4 akan makin mengecil seperti sekarang. Kandungan O2, CO2, dan N2 jadi besar dan merupakan kandungan gas terbanyak saat ini. Gabungan ketiga gas ini akan membentuk lebih dari 95% kandungan atmosfer bumi, dengan rincian N2 sebanyak 78%, O2 sebanyak 21% dan CO2 sebanyak 0,5%. Proses yang satu ini lebih lama dikit sih dari yang tadi yaaa sekitar 2 milyar tahun. Kalo diitung-itung 4,6 milyar dikurangi 1 milyar dikurangi 2 milyar, maka dari itu, lamanya pembentukan atmosfer kita sendiri  sekitar selama 3,6 milyar tahun. Nah, keren bangetkan. Itulah cerita singkat tentang proses terbentuknya atmosfer sehingga komposisinya jadi kayak sekarang.

Oleh karenanya teman-teman, jangan sampai proses pembentukan atmosfer selama 3,6 milyar tahun itu kita rusak dengan tangan kita cuma dalam waktu 1 abad. Ayo selamatkan atmosfer kita dari kerusakan.
Terimakasih dan salam hangat

Author
Andrean Eka Lucianto



Sumber
Penjelasan dosen saat Pelatnas IESO I




Friday, October 22, 2010

Perolehan Medali OSN 2010 !

Selamat untuk teman-teman yang mendapatkan medali pada OSN 2010 di Medan kemarin. Ayo semangat menuju Pelatnas. Harumkan Nama Indonesia di kancah Internasional. Buka lewat link ini ya. silahkan klik :

Perolehan Medali OSN 2010 !

Perjalanan Pelatnas tahap I IESO 2011

Seminggu sudah Pelatnas tahap I IESO 2011 dilaksanakan. Sudah banyak sekali materi geologi terbaru yang kami terima. Bahkan sudah setara dengan mnahasiswa teknik geologi UGM semester 6. Gilee beneer... Pusing, bosen, suntuk, sudah jadi makanan sehari-hari kami di sini.
Tahun ini, peserta Pelatnas I IESO 2011 berjumlah 32 orang. Tapi 4 orang diantaranya tidak memenuhi undangan untuk mengikuti Pelatnas. Sehingga jumlah siswa yang mengikuti Pelatnas sebanyak 28 orang. Mereka adalah :
1. Ajang Rukmayana (Ajang)
2. Anarita Widyaningrum (Anna)
3. Andrean Eka Lucianto (Eka)
4. Syera Afita Ratna (Syera)
5. Sukiato Khurniawan (Suki)
6. Putri Rafika Dewi (Fifi)
7. Ferralda Talitha Amir (Dza)
8. Magfira Abida (Fira)
9. Farizky Hisyam (Farizky)
10. Bintang R. Wananda (Bintang)
11. Ahmad Nurdin (Nurdin)
12. Fenin Rega Randitama (Fenin)
13. Ichwan Sangiaji (Iwan)
14. Irvan Febyanto (Irvan)
15. Muhammad Chandra (Chend)
16. Angela Beladova (Bella)
17. Iqlima Luthfita S. (Ika)
18. Muh. Luthfi (Luthfi)
19. Muh. Reza Ardian (Reza)
20. Arasy Pradana A. Aziz (Aras)
21. Ayip Mukhlis (Ayip)
22. Aan Pambudi (Aan)
23. Safrul Setiawan (Saful)
24. Imam Fajri D. (Fajri)
25. Haikal Muhajir (Haikal)
26. Thomas Teguh W. (Thomas)
27. Ferdinand M. S. (Tupang)
28. M. Destrayuda Trisna (Yuda)
Hari demi hari kami lalui dengan ceria. wkwkwk. Dan penuh semangat. Hari Senin dan selasa tgl 18-19 Oktober 2010 Kami diberikan kuliah mengenai Geologi Dasar. Ya, yang dasar-dasar saja seperti dinamika mantel, plate tectonic, pembahasan lapisan-lapisan bumi. ya kayak gitu2 deh, hehehe^^Pada, hari Rabu paginya kami langsung tes mengenai Geologi Dasar. Walaupun soalnya cuma 5 butir soal, tapi untuk menjawabnya dibutuhkan 3 halaman folio. hehe^^. Setelah Tes pertama mengenai Geologi Dasar selesai, pembinaanpun berlanjut. Dengan pembahasan mengenai Kristalografi dan mineralogi. (Nanti kapan2 saya posting)^^. Semuanya materi baru. Tidak pernah saya pelajari untuk OSN. Kata pak dosennya, Bpk. Dr. Arifudin, materi yg diberikan kepada kami itu adalah materi Kuliah Mahasiswa Teknik Geologi UGM semester 6, (Yah, udah hampir lulus kali ya) hehe^^. Ini ni fotoku ma pak dosen.
Perjalan terus berlanjut, nah di hari Kamis dan Jumat kami dibawa ke laboratorium Bahan Galian di UGM isinya batuan dan mineral terpajang di sekeliling kami. Bagus. Hehe^^. Di tempat ini kami diberikan tugas untuk mengenal sebanyak mungkin mineral, menidentifikasinya dan pada akhirnya nanti akan membuat kami dapat mendeskripsi mineral dengan baik saat bertanding nanti. Melelahkan memang tapi ya itulah yang haru kami lalui. 
Hari Sabtu, 23 Oktober 2010 kami libur, nggak ada kuliah untuk mempersiapkan hari esok, karena esok kami akan melakukan field trip mau tahu gimana asyiknya field trip ?
Nah, setelah kemarin penasaran gimana asyiknya field trip kita, sekarang saatnya kalian semua tahu apa aja sih yang dikerjain ma nak pelatnas I IESO 2011 saat kita lagi field trip. Horeee..... teriakan kami yang seakan tak sabar akan melakukan Field trip pertama kami,  rencananya memiliki 4 buah spot  pengamatan mengenai mineral dan kristal, antara lain :
1. Daerah Nanggulan
2. Ds. Wipopo, Plampang
3. Daerah Purworejo
4. Pantai Glagah, DIY
Tapi sayangnya, hari ini turun hujan maka dari itu hanya tiga spot pengamatan yang jadi kami datangi. Sebelum berangkat pastinya, ada brifing dululah. Betul gak? Intinya penjelasan secara umum gitu deh, hehe^^. Di tepi kolam renang, pukul 07:30 tepat kak Gilang and friends udah bersiap untuk memandu dan mendampingi, anak2 pelatnas kebumian yang gak bisa diem semua.^^.
Setelah itu, kami naik ke bus. Kelompok 1, 2, dan 3 di bus I dan kelompok 4 dan 5 di bus II. Aku ada di kelompok II, bersama syera, chen, bintang ama syafrul, didampingi Kak Gilang ama Kak Vivi. Brum... brum.... bus pun melaju ke spot pengamatan pertama.
Sekitar 25 menit, akhirnya kami sampai di suatu jembatan, di samping patung sapi, daerah ini bernama Nanggulan. Jujur, saya juga belum pernah ke sini. Tempatnya lumayan bagus, pemandangannya indah. Di sebelah barat, dapat kita lihat puncak-puncak perbukitan yang menjulang tinggi, di sebelah Timur kita bisa melihat dataran rendah yang oke bgt deh. Pertama kami turun kami langsung bergegas menebak,"Eh, amu ngapain ya kita di sini ?".^^ Namanya Pelatnas pasti punya banyak banget kejutan. Di tempat ini, kami diberikan tugas ama kakak-kakak asisten, untuk mengumpulkan sebanyak mungkin monomineral, di endapan lempung di sekitar aliran sungai. Parahnya, tempat kami mengais mineral ini, ternyata udah ditanami sama penduduk sekitar. Hehe^^"Maaf ya pak, tadi tanamannya kami injak sebagian" Monomineral yang harus kami temukan adalah Milky quartz, gypsum, hematite dan limonite. Nggak nyangka juga sih, ditempat yang tak terduga seperti itu, ada banyak monomineral yang berserakan, untuk minta diteliti oleh tangan-tangan kecil kami. Alhamdulillah saya mendapatkan keempat mineral pokok di atas. hehe^^

Setelah mendapatkan mineral tersebut, kami diberikan tugas berikutnya yaitu untuk mengidentifikasi mineral-mineral tersebut. Apa aja sih, warna, cerat, belahan, pecahan, kilap, ketembusan cahaya, kemagnetan, sifat dalam, struktur/bentuk, sistem kristal, kelompok mineral menurut sifat kimianya. Yah, kayaknya identifikasi mineral emang udah jadi makanan anak pelatnas kebumian sehari-hari, kali ya.hehe^^



Habis itu, kami berangkat menuju ke post pengamatan II di Ds. Wipopo, Plampang. Di sini, baguuuuus bgt viewnya. Kalo aku bilang sih, daerah yang bener-bener namanya hutan ya kayak gini nih. Asri, lembab, pohonnya gedhe-gedhe banget. Wuiz pokoknya keren kuadrat deh... hehe^^. Tugas kami di sini adalah mengamati urat Calcite pada batuan Andesite pada tubuh sungai, selain itu, juga dapat ditemukan endapan pirit, dan hornblende di tempat ini. Ya, namanya juga field trip untuk mengenal mineral ya jadinya ketemunya ama mineral terus deh. Hehe^^. Sungainya jangan ditanya, kereeeeeen abiez. (lebay) kalo diumpamain kayak sungai yg difoto ama kameramennya National Geographic gitu deh. Di sini kami turun ke dalam tubuh sungai yang airnya lumayan deras sih, tapi hal tersebut nggak menghalangi semangat kami untuk belajar-belajar-belajar mengenai mineral-mineral di sungai itu. Setelah dilihat, diraba dan diteliti. "Joosshhh.." itulah suara calcite yang ditetesi ama tetesan HCl. Bagus... serempak kami berteriak "Yeeeeyeeee.."^^ Kami bersorak gembira karena terbukti bahwa mineral di depan kami itu emang calcite. Habis itu, "Thok... thok..." suara palu geologi yang sedang diayun, untuk melakukan sampling untuk kami bawa pulang. Oleh-oleh koq bukan makanan/cenderamata... Eh, malah bawa batu. Hehe^^ Seperti biasa, deskripsi mineral nggak ketinggalan untuk dilakukan. Di sini hujan memang menjadi halangan untuk belajar. Maka dari itu, kami segera bergegas untuk beristirahat dan makan siang di Sekolah Dasar dekat spot pengamatan itu.

Tanpa membuang-buang waktu kami langsung meluncur menuju ke Pantai Glagak, pantai ini wuiihhh.... anginnya kuenceng bgtz.^^ Di pantai ini akan kita temui bersama sebuah laguna yang dibatasi oleh material endapan berupa mineral olivine, piroxene, hematite, hornblende, plagioclase, quartz, halite dan masih banyak lagi yang lainnya. Semuanya dalam ukuran setara dengan pasir, maka dari itu untuk mengamatinya kami harus menggunakan alat bantu berupa lup. Kelompokku mendapatkan semua mineral pokok yang harus didapatkan. Alhamdulillah. Belajar dengan ceria, itulah kami anak pelatnas tahap I IESO 2011, ya kami cuma bisa berusaha sebaik mungkin untuk belajar>belajar>dan belajar. Berpikir, memutar otak dan berusaha membayangkan bagaimana suatu fenomena alam dapat terjadi. Oh iya besok ada tes II tentang Kris-Min. Gimana ya soal2nya ? Susah kah ? Mudah kah ? Tunggu besok ya...^^

Hehe ternyata soal Kris-min pelatnas I IESO 2011 itu, susah-susah. hehe^^ banyak soal simpel yang justru menjebak. Mendingan nggak usah bahas soal tes aja ya.... bikin stress aja. Nah, habis tes yang memusingkan itu, kami langsung diberikan kuliah lagi, tentang Mineral Optik. Wah, ini ni... Yakin bagi temen-temen yang belum terlalu ngerti mineral pasti nggak ngerti. Yang kedua kudu ngerti dan mudeng ama pelajaran fisika tentang cahaya. Itu, kudu ngerti di luar kepala. Soalnya, kenampakan satu mineral yang sama tapi beda butirnya, bakal beda kenampakannya. Beda bgt deh.... Semangat aja kalo belajar mineral optik.
Hari ini, Rabu 27 Oktober 2010 kami mendapatkan kesempatan untuk belajar batuan sedimen di laboratorium bahan galian Universitas Gadjah Mada. Mungkin, anak-anak ampe udah bosen kali ya masuk ke lab. yang satu ini. hehe^^ Yang pasti di sini kami diberikan tugas untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin berbagai jenis batuan sedimen di laboratorium itu. Identifikasi lagi, identifikasi lagi... Ya itulah pekerjaan kami sehari-hari... hehe^^
sampai ketemu besok
Wah udah lama ya gak nglanjutin posting di blog-ku tercinta ini... haha
Maaf, ini semua karena jadwal Pelatnas yang bikin pusing tujuh keliling.. hehe^^. Nah, kemarin baru aja diadain Tes ke3, mengenai petrografi batuan beku, sedimen dan metamorf ditambah lagi ma materi mineralogi optik. "Sumpah, soalnya bikin mau nangis.... Ssuuuusaaaahhhh....." banyak materi yang gak diajari dikeluarin, banyak yang terlalu hapalan, dan banyak yang simple saking simplenya akhirnya gak dibaca.Ya mungkin karena kurang baca kali ya...hehe^^
Aku pengen cerita nih. hari ini, hari Sabtu, 6 November 2010 kami anak2 pelatnas dibawa trip kedua kami ke Bayat. Tujuan trip ini adalah untuk balajar tentang petrologi. Maka dari itu ada 4 buah stop set yang kami lalui. Capek sih tapi asyik bgt.^^ Jadi tempat yang kami tuju adalah di daerah Bayat, Klaten, Jawa Tengah. Pemandangannya baguuuus bgt. Pertama kami dibawa untuk mengamati singkapan batuan Beku berupa Dasit, kedua kami dibawa mengamati batuan Metamorf yaitu schist mika, marble dan kuarsit, (lengkapkan^^) dan yang terakhir.... Ini dia yang paling kereeen banget. Di sini kami menemukan singkapan raksasa yang diameternya nih lebih dari 50 meter. Sungguh mengagumkan deh pokoknya. Haha xD.

Tak terasa seluruh rangkaian Pelatnas tahap I udah hampir selesai. Sudah 28 hari sudah kami bersama-sama untuk belajar dan mendalami ilmu Kebumian kami. Besok adalah hari terakhir pertemuan kami yang akan kembali kami isi dengan field trip. Seluruh perjalanan tes sudah selesai terlewati. Tinggal besok dan Tes Komprehensif yang akan kami lalui. Ya semoga saja semua berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan hingga akhir nanti.

Setelah perjalanan panjang yang telah kami lalui bersama. Kata pepatah "ada pertemuan pasti ada perpisahan" akhirnya kami sudah berada di penghujung pelatnas tahap 1 dengan segala kenangan dalam hati kami masing-masing. Semoga kita dapat bertemu lagi kawan-kawan.^^
SALAM HANGAT
-ek.ka-

Materi apa yang paling kalian tunggu-tunggu dari Blog ini ?